Foto: freemockups.org / Pexels
Mulai September 2026, ada perubahan besar pada cara Android menangani backup. Google telah mengumumkan bahwa semua data backup Android, termasuk pesan SMS, riwayat panggilan, dan pengaturan perangkat, akan mulai dihitung ke dalam kuota penyimpanan Google Drive kamu. Ini berbeda dari sebelumnya, di mana sebagian besar data backup tidak memotong kuota.
Perubahan ini bisa membuat penyimpanan cloud kamu lebih cepat penuh. Kamu perlu lebih cermat mengelola backup agar tidak kehabisan ruang. Google juga memperkenalkan kontrol backup yang lebih detail untuk membantu kamu.
Dampak Kebijakan Backup Baru
Sebelumnya, hanya foto dan video di Google Photos serta media di pesan MMS yang dihitung ke kuota Google Drive. Dengan kebijakan baru ini, semua data backup Android akan ikut memakan jatah penyimpananmu. Meskipun Google menyebut dampaknya rata-rata hanya menambah sekitar 40 MB penggunaan kuota, ini tetap bisa menjadi masalah bagi pengguna yang kuotanya sudah mendekati batas.
Jika kamu sering berganti perangkat atau melakukan reset ponsel, fitur backup Android sangat membantu untuk memulihkan data. Namun, dengan kebijakan baru, kamu harus lebih proaktif memantau dan membersihkan backup. Perubahan ini mulai berlaku untuk pengguna Android baru sejak 7 Juli 2026 dan akan digulirkan bertahap ke pengguna lama.
Cara Mengelola Backup Android Kamu
Untuk menghindari masalah penyimpanan penuh, ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan:
- Pahami Batasan Kuota: Google One Storage Manager dapat membantu kamu memantau penggunaan penyimpananmu. Pastikan kamu tahu berapa banyak ruang yang tersisa.
- Manfaatkan Kontrol Backup Granular: Google kini memberikan kontrol lebih untuk memilih data apa saja yang dicadangkan. Kamu bisa menonaktifkan backup untuk aplikasi atau jenis data tertentu yang tidak terlalu penting.
- Hapus Backup Lama: Secara berkala, hapus backup perangkat Android lama yang tidak lagi kamu butuhkan. Ini akan membebaskan ruang yang berharga.
- Pindahkan File Media ke Cloud Lain: Pertimbangkan untuk menggunakan layanan cloud lain untuk foto dan video. Sejak awal 2024, backup WhatsApp juga sudah dihitung ke kuota Google Drive.
- Hapus Cache Aplikasi: Cache aplikasi bisa menumpuk dan memakan banyak ruang. Membersihkannya secara rutin dapat membantu mengosongkan ruang penyimpanan di perangkat.
Untuk membersihkan cache aplikasi, kamu bisa melakukannya melalui menu Pengaturan > Aplikasi, lalu pilih aplikasi yang diinginkan dan ketuk ‘Hapus Cache’. Beberapa aplikasi pembersih pihak ketiga juga dapat membantu, seperti CCleaner, Files by Google, atau AVG Cleaner.

Perubahan kebijakan backup ini adalah bagian dari upaya Google untuk memberikan kontrol lebih besar kepada pengguna atas data mereka. Dengan memahami dan mengelola backup secara bijak, kamu bisa tetap menjaga perangkat Android tetap optimal tanpa khawatir kehabisan ruang penyimpanan.