Foxit Reader vs Adobe Acrobat Reader: Mana yang Pas Buat Kamu?

Foxit Reader vs Adobe Acrobat Reader: Mana yang Pas Buat Kamu?
Ringkasan Cepat
  • Foxit Reader unggul dalam kecepatan dan keringanan, cocok untuk pengguna yang butuh fungsi dasar dan pengeditan minimal secara gratis.
  • Adobe Acrobat Reader adalah standar industri dengan fitur melihat, mencetak, dan anotasi gratis, namun pengeditan canggih butuh versi berbayar.
  • Foxit Reader menawarkan pengeditan dasar di versi gratis, sedangkan Adobe Reader gratis fokus pada melihat dan menandatangani.
  • Pilihan tergantung kebutuhan: cepat & ringan (Foxit) atau fitur lengkap & ekosistem Adobe (Adobe Acrobat).

Dokumen PDF sudah jadi standar di mana-mana, dari laporan kerja sampai e-book. Tapi, aplikasi pembaca PDF itu banyak. Dua yang paling populer adalah Foxit Reader dan Adobe Acrobat Reader. Mana yang lebih cocok buat kamu?

Keduanya punya kelebihan dan kekurangan. Pilihan terbaik tergantung kebutuhanmu, apakah mencari yang ringan dan cepat atau fitur lengkap untuk pekerjaan kompleks.

Seseorang sedang membaca dokumen PDF di laptop.
Foto: Moritz Kindler / Unsplash

Perbandingan Fitur Utama: Mana yang Lebih Unggul?

Baik Foxit Reader maupun Adobe Acrobat Reader sama-sama bisa kamu gunakan untuk melihat, mencetak, dan memberi anotasi pada dokumen PDF. Tapi ada perbedaan di fitur inti yang perlu kamu tahu.

Adobe Acrobat Reader adalah aplikasi pembaca PDF resmi dari Adobe, perusahaan yang menciptakan format PDF itu sendiri. Versi gratisnya memungkinkan kamu melihat, mencetak, menandatangani, dan memberi komentar pada dokumen PDF.

Untuk fitur yang lebih canggih seperti mengedit teks dan gambar, menggabungkan file, atau mengonversi PDF ke format lain seperti Word dan Excel, kamu perlu berlangganan versi berbayar seperti Adobe Acrobat Pro DC.

Salah satu keunggulan Adobe Acrobat adalah integrasinya dengan layanan cloud Adobe, seperti Adobe Document Cloud, yang memudahkan akses dan kolaborasi dokumen dari berbagai perangkat.

Sementara itu, Foxit Reader dikenal sebagai pembaca PDF yang ringan dan cepat. Aplikasi ini menawarkan fitur-fitur dasar yang serupa dengan Adobe Acrobat Reader, seperti melihat, mencetak, mengisi formulir, dan memberi anotasi. Foxit Reader juga menawarkan fitur pengeditan dasar bahkan di versi gratisnya, yang menjadi nilai tambah bagi banyak pengguna.

Foxit Reader diklaim lebih cepat dalam membuka dokumen PDF dan mengonsumsi lebih sedikit sumber daya sistem dibandingkan Adobe Acrobat. Integrasi dengan layanan seperti Twitter, Facebook, Evernote, dan Microsoft SharePoint juga tersedia, mendukung kolaborasi tim.

Antarmuka aplikasi pembaca PDF yang menunjukkan fitur anotasi dan penyorotan.
Foto: Abdulkadir Emiroğlu / Pexels

Kelebihan dan Kekurangan Masing-masing

Untuk membantu kamu memutuskan, mari kita lihat tabel perbandingan kelebihan dan kekurangan utama dari kedua aplikasi ini:

Fitur Foxit Reader Adobe Acrobat Reader
Kecepatan & Kinerja Sangat ringan dan cepat, tidak memberatkan sistem. Cenderung lebih berat, terkadang lambat saat membuka file besar atau banyak dokumen.
Fitur Gratis Melihat, mencetak, mengisi formulir, anotasi, dan pengeditan dasar teks. Melihat, mencetak, menandatangani, dan memberi komentar. Pengeditan teks penuh hanya di versi berbayar.
Pengeditan Lanjut Membutuhkan versi berbayar (Foxit PhantomPDF) untuk fitur lanjutan seperti OCR, pembuatan, dan konversi PDF. Membutuhkan versi berbayar (Adobe Acrobat Pro DC) untuk fitur lanjutan seperti pengeditan teks/gambar, konversi, dan penggabungan.
Antarmuka Pengguna Sederhana dan intuitif, mirip Microsoft Office. Antarmuka yang bersih dan modern, namun bisa terasa ramai dengan banyak fitur.
Pembaruan Aplikasi Pembaruan tidak terlalu sering dan tidak mengganggu. Pembaruan versi terbaru yang sering, kadang membuat pengguna merasa tidak nyaman.
Keamanan & Privasi Tingkat keamanan dan privasi tinggi, tidak terhubung ke internet tanpa sepengetahuan pengguna. Menyediakan fitur keamanan seperti perlindungan dokumen dengan kata sandi.
Dukungan Multi-platform Tersedia untuk Windows, Mac, Android, iOS, dan web. Tersedia untuk Windows, Mac, Android, iOS, dan web.

Jadi, Mana yang Lebih Cocok untuk Kamu?

Jika kamu mencari aplikasi pembaca PDF yang cepat, ringan, dan gratis dengan kemampuan pengeditan dasar, Foxit Reader adalah pilihan yang sangat baik. Ini ideal untuk pengguna yang sering membuka PDF dan membutuhkan fitur anotasi atau pengisian formulir tanpa harus membayar.

Sementara itu, Adobe Acrobat Reader adalah pilihan yang lebih baik jika kamu membutuhkan standar industri dengan fitur yang lebih luas dan integrasi mendalam dengan ekosistem Adobe, terutama jika kamu sudah menggunakan produk Adobe lainnya. Untuk penggunaan profesional yang membutuhkan fitur pengeditan PDF tingkat lanjut, konversi, atau kolaborasi yang intensif, versi berbayar Adobe Acrobat Pro akan lebih sesuai.

Pilih berdasarkan prioritasmu. Untuk kecepatan dan fungsi dasar gratis, Foxit Reader unggul. Untuk fitur profesional dan ekosistem terintegrasi, Adobe Acrobat adalah juaranya.

Pertanyaan Umum

Apakah Foxit Reader benar-benar gratis?
Ya, Foxit Reader gratis untuk penggunaan pribadi dan komersial, menawarkan fitur melihat, anotasi, mengisi formulir, dan pengeditan dasar.
Bisakah saya mengedit teks di PDF dengan Adobe Acrobat Reader gratis?
Tidak, versi gratis Adobe Acrobat Reader hanya memungkinkan kamu melihat, mencetak, menandatangani, dan memberi komentar. Pengeditan teks yang sebenarnya memerlukan langganan versi berbayar seperti Adobe Acrobat Pro DC.
Aplikasi mana yang lebih ringan untuk komputer lama?
Foxit Reader dikenal lebih ringan dan cepat saat membuka dokumen PDF, membuatnya cocok untuk komputer dengan spesifikasi terbatas.
Apakah Adobe Acrobat Reader sering update?
Ya, salah satu kekurangan Adobe Acrobat Reader adalah pembaruan versi terbaru yang sering, yang terkadang membuat pengguna merasa tidak nyaman.

Seputar Teknologi

Redaksi independen yang merangkum & mengurasi berita teknologi dari berbagai sumber terpercaya untuk pembaca Indonesia.