Kecerdasan Buatan

Deep Learning

Ringkasan Cepat
  • Deep learning memakai jaringan neuron tiruan berlapis-lapis untuk kenali pola kompleks
  • Tiap lapisan belajar pola yang makin abstrak dari lapisan sebelumnya
  • Baru praktis belakangan ini karena butuh data besar dan daya komputasi GPU yang kuat

Deep learning adalah teknik machine learning yang memakai struktur jaringan neuron tiruan berlapis-lapis (disebut deep neural network), menyerupai cara kerja jaringan neuron di otak manusia, untuk mengenali pola-pola yang sangat kompleks seperti isi gambar, ucapan, dan bahasa alami.

Kenapa Disebut “Deep”

Kata “deep” merujuk pada banyaknya lapisan (layer) neuron tiruan yang disusun bertumpuk dalam jaringannya, bisa puluhan bahkan ratusan lapisan pada model modern. Setiap lapisan belajar mengenali pola yang semakin abstrak dari lapisan sebelumnya, misalnya untuk gambar wajah, lapisan awal mengenali tepi dan garis sederhana, lapisan tengah mengenali bentuk mata dan hidung, lapisan akhir mengenali wajah secara utuh.

Kenapa Baru Populer Belakangan

Konsep deep learning sebenarnya sudah ada sejak puluhan tahun lalu, tapi baru benar-benar praktis diterapkan dalam satu dekade terakhir, setelah tersedia data dalam jumlah sangat besar untuk melatih model dan daya komputasi GPU yang cukup kuat untuk memproses perhitungan rumit di baliknya dalam waktu wajar.

Kesalahan Umum Soal Deep Learning

Banyak yang menyamakan deep learning dengan seluruh bidang AI secara umum. Padahal deep learning hanyalah satu teknik spesifik di dalam machine learning, yang sendiri adalah salah satu cabang dari AI. Banyak sistem AI, terutama untuk masalah yang lebih sederhana, tetap memakai teknik machine learning lain yang tidak melibatkan deep learning sama sekali.

Pertanyaan Umum

Apa contoh penerapan deep learning sehari-hari?
Pengenalan wajah untuk membuka kunci HP, terjemahan bahasa otomatis, rekomendasi konten di media sosial, dan chatbot AI seperti ChatGPT semuanya memakai deep learning sebagai teknik intinya.
Apakah deep learning selalu butuh data dalam jumlah sangat besar?
Umumnya iya, deep learning cenderung butuh data jauh lebih banyak dibanding teknik machine learning tradisional untuk mencapai akurasi yang baik, meski ada teknik khusus yang bisa mengurangi kebutuhan data dalam kondisi tertentu.
Kenapa deep learning butuh GPU, bukan cukup CPU biasa?
GPU dirancang untuk melakukan banyak perhitungan matematis sederhana secara bersamaan (paralel), yang kebetulan sangat cocok dengan jenis perhitungan yang dibutuhkan deep learning, membuat prosesnya jauh lebih cepat dibanding memakai CPU biasa yang lebih fokus pada perhitungan berurutan.

← Kembali ke Kamus Teknologi