Apa itu Server? Pengertian, Jenis, dan Cara Kerjanya

Server adalah komputer atau sistem yang menyediakan layanan, data, atau sumber daya kepada komputer atau perangkat lain (client) melalui jaringan. Model ini disebut arsitektur client-server.

Ketika lo membuka website, HP lo adalah client yang meminta data, dan server adalah komputer yang menyimpan dan mengirimkan data website tersebut.

Cara Kerja Server

  1. Client (browser lo) mengirim request ke server
  2. Server menerima dan memproses request
  3. Server mengirim response (halaman web, data, file) kembali ke client
  4. Browser menampilkan hasilnya ke lo

Ini terjadi dalam hitungan milidetik untuk setiap halaman web yang lo buka.

Jenis-jenis Server

Web Server Menyimpan dan melayani file website (HTML, CSS, gambar). Contoh software: Apache, Nginx. Contoh layanan: semua website di internet.

Database Server Menyimpan dan mengelola database. Contoh: MySQL Server, PostgreSQL Server.

File Server Menyimpan dan berbagi file dalam jaringan. Contoh: Google Drive, Dropbox (di balik layarnya ada file server).

Email Server Mengelola pengiriman dan penerimaan email. Contoh: Gmail, Outlook (dijalankan di server Google dan Microsoft).

Game Server Mengelola sesi multiplayer game online, sinkronisasi posisi pemain, dan skor.

DNS Server Menerjemahkan nama domain (google.com) ke alamat IP. Tanpa DNS server, lo harus menghafal angka IP untuk setiap website.

Server Fisik vs Cloud Server

Server Fisik (On-premise) — hardware nyata yang dimiliki dan dioperasikan sendiri. Butuh ruang, listrik, dan pemeliharaan.

Cloud Server — server virtual yang berjalan di infrastruktur provider cloud (AWS, Google Cloud, Azure). Lebih fleksibel dan tidak perlu perawatan hardware.

Mayoritas website dan aplikasi modern menggunakan cloud server karena lebih efisien dan skalabel.

Last updated on Saturday, June 27, 2026