Cara hapus jejak digital di situs yang sudah tidak dipakai, biar aman

Cara hapus jejak digital di situs yang sudah tidak dipakai, biar aman
Ringkasan Cepat
  • Identifikasi semua akun online yang tidak terpakai.
  • Coba login atau gunakan fitur reset password.
  • Cari dan ikuti opsi hapus akun di pengaturan privasi.
  • Hapus informasi personal jika akun tidak bisa dihapus.

Banyak situs atau layanan online yang mungkin pernah kamu daftar tapi sekarang sudah tidak dipakai. Akun-akun ini menyimpan data pribadi dan bisa jadi celah keamanan jika tidak dikelola.

Baca juga: Cek keamanan smart TV: 5 hal ini yang bikin kamu rentan diretas

Menghapus jejak digital dari akun tak terpakai sangat penting. Ini mencegah data kamu terekspos jika ada kebocoran data di platform tersebut.

Langkah hapus jejak digital dari akun yang tidak terpakai

1. Identifikasi akun yang tidak aktif

Pertama, buat daftar semua akun online yang kamu miliki. Fokus pada email, media sosial, forum lama, atau situs e-commerce.

Periksa riwayat email untuk pendaftaran akun yang sudah dilupakan. Gunakan fitur pencarian email dengan kata kunci seperti “selamat datang”, “verifikasi akun”, atau “pendaftaran berhasil”.

2. Coba login atau reset password

Setelah daftar akun terkumpul, coba masuk ke masing-masing akun. Jika lupa password, gunakan opsi “lupa password” untuk mendapatkan akses kembali.

Email pemulihan akan dikirimkan ke alamat yang terdaftar. Pastikan kamu punya akses ke email tersebut.

3. Cari opsi hapus akun

Setelah berhasil login, cari pengaturan akun atau privasi. Biasanya ada opsi untuk “hapus akun”, “tutup akun”, atau “nonaktifkan akun”.

Proses ini bisa berbeda di setiap platform. Beberapa situs menyembunyikan opsi ini di menu yang tidak terlalu jelas.

4. Ikuti prosedur penghapusan

Baca baik-baik instruksi penghapusan akun. Beberapa platform mungkin meminta konfirmasi via email atau memberi jeda waktu sebelum akun dihapus permanen.

Pastikan kamu memahami konsekuensi penghapusan, seperti hilangnya data atau riwayat di akun tersebut.

5. Hapus informasi personal yang tersisa

Jika opsi hapus akun tidak ada, atau akun tidak bisa diakses, hapus data pribadi secara manual. Edit profil dan ganti semua informasi personal dengan data palsu atau hapus sepenuhnya.

Ini meminimalkan risiko data kamu disalahgunakan. Ubah nama, tanggal lahir, alamat email, atau info lain yang ada.

6. Cabut izin aplikasi pihak ketiga

Periksa pengaturan keamanan email utama atau akun media sosial yang pernah dipakai untuk daftar. Cabut izin akses untuk aplikasi pihak ketiga yang tidak lagi digunakan.

Aplikasi ini seringkali punya akses ke data pribadi kamu. API yang diberikan bisa jadi celah keamanan.

Ilustrasi seseorang menghapus jejak digital dari komputer.

7. Gunakan layanan penghapus akun (opsional)

Beberapa layanan pihak ketiga dapat membantu menemukan dan menghapus akun lama. Contohnya seperti JustDelete.me. Layanan ini mengumpulkan tautan langsung ke halaman penghapusan akun di berbagai situs.

Selalu gunakan layanan terpercaya dan baca ulasan sebelum memberikan akses ke data kamu. Ini bisa mempermudah proses, terutama jika kamu punya banyak akun lama.

8. Pertimbangkan penggunaan email alias

Untuk pendaftaran akun di masa depan, gunakan layanan email alias. Ini melindungi alamat email utama dari spam dan potensi kebocoran data.

Beberapa provider email menawarkan fitur ini secara bawaan. Alias bisa dibuang jika akun tersebut tidak lagi diperlukan.

Info: Audit akun secara berkala, minimal setahun sekali, untuk memastikan semua akun yang tidak terpakai sudah dihapus atau diamankan.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, kamu bisa membersihkan jejak digital dan meningkatkan keamanan privasi online. Jangan biarkan akun tak terpakai jadi pintu masuk bagi peretas.

Pertanyaan Umum

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menghapus semua jejak digital?
Waktu yang dibutuhkan bervariasi tergantung jumlah akun yang kamu miliki. Proses ini bisa memakan waktu dari beberapa jam hingga beberapa hari jika dilakukan secara teliti.
Apakah akun yang dihapus benar-benar hilang datanya?
Sebagian besar platform akan menghapus data kamu. Namun, beberapa mungkin menyimpan salinan data di server backup untuk jangka waktu tertentu sesuai kebijakan privasi mereka.
Apakah menghapus jejak digital itu wajib?
Tidak wajib, tapi sangat disarankan untuk meningkatkan keamanan dan privasi. Akun tak terpakai adalah potensi celah keamanan yang bisa dimanfaatkan peretas.

Foto: Immo Wegmann / Unsplash

Seputar Teknologi

Redaksi independen yang merangkum & mengurasi berita teknologi dari berbagai sumber terpercaya untuk pembaca Indonesia.