<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
    <channel>
        <title>Data Center on Seputar Teknologi</title>
        <link>https://seputartech.com/tags/data-center/</link>
        <description>Recent content in Data Center on Seputar Teknologi</description>
        <generator>Hugo -- gohugo.io</generator>
        <language>id</language>
        <lastBuildDate>Sun, 28 Jun 2026 05:01:07 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://seputartech.com/tags/data-center/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" /><item>
            <title>Elon Musk mau bikin data center di orbit, tapi kok diragukan?</title>
            <link>https://seputartech.com/p/elon-musk-mau-bikin-data-center-di-orbit-tapi-kok-diragukan/</link>
            <pubDate>Sun, 28 Jun 2026 03:53:00 +0700</pubDate>
            <guid>https://seputartech.com/p/elon-musk-mau-bikin-data-center-di-orbit-tapi-kok-diragukan/</guid>
            <description>&lt;img src=&#34;https://images.pexels.com/photos/4389465/pexels-photo-4389465.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;dpr=2&amp;h=650&amp;w=940&#34; alt=&#34;Featured image of post Elon Musk mau bikin data center di orbit, tapi kok diragukan?&#34; /&gt;&lt;p&gt;Elon Musk kembali dengan visi ambisius: membangun pusat data di orbit Bumi. Namun, ide ini langsung memicu keraguan dari banyak pihak, termasuk pimpinan SoftBank.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Konsepnya adalah menempatkan infrastruktur komputasi masif di luar angkasa. Tujuannya diklaim untuk mengatasi keterbatasan data center di Bumi dan memanfaatkan kondisi unik orbit.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://images.pexels.com/photos/8728291/pexels-photo-8728291.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=650&amp;w=940&#34; alt=&#34;Ilustrasi konsep pusat data di orbit Bumi, menggambarkan visi ambisius teknologi luar angkasa.&#34; style=&#34;float:right; max-width:300px; width:42%; margin:0 0 1rem 1.5rem; border-radius:8px; clear:right;&#34;&gt;&#xA;&lt;p&gt;Keraguan muncul seputar kelayakan teknis dan biaya proyek semacam ini. Banyak ahli mempertanyakan efisiensi pendinginan, pemeliharaan, hingga keamanan data di lingkungan ekstrem luar angkasa.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;div class=&#34;st-baca-juga&#34;&gt;&lt;span class=&#34;st-baca-juga__label&#34;&gt;BACA JUGA&lt;/span&gt;&lt;a href=&#34;https://seputartech.com/p/ftc-izinkan-musk-akuisisi-mesh-startup-alumni-spacex-yang-ba/&#34; class=&#34;st-baca-juga__link&#34;&gt;FTC izinkan Musk akuisisi Mesh, startup alumni SpaceX yang baru muncul&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&#xA;&lt;p&gt;Pimpinan SoftBank, misalnya, secara terbuka menyuarakan skeptisisme terhadap proyek data center orbital ini. Mereka melihat ini lebih sebagai &amp;ldquo;hype&amp;rdquo; ketimbang rencana realistis yang bisa segera diimplementasikan.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Visi Musk selalu besar, tapi tantangan realisasi untuk data center di orbit sangat kompleks. Pasar teknologi kini menunggu bukti konkret, bukan sekadar janji luar angkasa.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;div style=&#34;clear:both;&#34;&gt;&lt;/div&gt;&#xA;&lt;hr&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Foto: Darlene Alderson / Pexels&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&#xA;</description>
        </item></channel>
</rss>
