<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
    <channel>
        <title>Ian Bogost on Seputar Teknologi</title>
        <link>https://seputartech.com/tags/ian-bogost/</link>
        <description>Recent content in Ian Bogost on Seputar Teknologi</description>
        <generator>Hugo -- gohugo.io</generator>
        <language>id</language>
        <lastBuildDate>Mon, 29 Jun 2026 05:42:27 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://seputartech.com/tags/ian-bogost/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" /><item>
            <title>Ian Bogost: Silicon Valley bikin kita lupa hal kecil, ini alasannya</title>
            <link>https://seputartech.com/p/ian-bogost-silicon-valley-bikin-kita-lupa-hal-kecil-ini-alasannya/</link>
            <pubDate>Mon, 29 Jun 2026 01:00:00 +0700</pubDate>
            <guid>https://seputartech.com/p/ian-bogost-silicon-valley-bikin-kita-lupa-hal-kecil-ini-alasannya/</guid>
            <description>&lt;img src=&#34;https://pixabay.com/get/gb00698184ff2630f7e1a547388b0c017798de2f7df52d3ea0839c0430f5ea4aa446286ad7fd04af44bf1136defb1bbff0a2f8bb80107d768db3ba400a4a1082a_1280.jpg&#34; alt=&#34;Featured image of post Ian Bogost: Silicon Valley bikin kita lupa hal kecil, ini alasannya&#34; /&gt;&lt;p&gt;Penulis Ian Bogost mengemukakan bahwa arah pengembangan Silicon Valley mungkin keliru. Ia melihat adanya &amp;ldquo;dematerialisasi&amp;rdquo; yang menjauhkan manusia dari pengalaman dunia nyata.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Dematerialisasi ini membuat kita lebih banyak berinteraksi dengan representasi digital, bukan objek fisik. Akibatnya, hidup terasa kurang substansial dan kurang membumi.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://images.pexels.com/photos/17485706/pexels-photo-17485706.png?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=650&amp;w=940&#34; alt=&#34;Ilustrasi Ian Bogost, penulis yang mengkritik arah industri teknologi.&#34; style=&#34;float:right; max-width:300px; width:42%; margin:0 0 1rem 1.5rem; border-radius:8px; clear:right;&#34;&gt;&#xA;&lt;p&gt;Bogost mengusulkan konsep &amp;ldquo;The Small Stuff&amp;rdquo; sebagai jalan keluar dari kondisi ini. Ini berarti fokus kembali pada hal-hal kecil dan konkret dalam kehidupan sehari-hari.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Dengan menghargai benda dan momen fisik, kita bisa merebut kembali kendali atas pengalaman hidup. Ini adalah cara melawan dominasi pengalaman digital yang serba abstrak.&lt;/p&gt;&#xA;&#xA;&#xA;&#xA;&lt;div class=&#34;st-callout st-callout--info&#34;&gt;&#xA;  &lt;span class=&#34;st-callout__icon&#34;&gt;💡&lt;/span&gt;&#xA;  &lt;div class=&#34;st-callout__body&#34;&gt;Dematerialisasi adalah proses ketika objek atau pengalaman fisik digantikan oleh bentuk digital atau virtual, mengurangi keterlibatan sensorik.&lt;/div&gt;&#xA;&lt;/div&gt;&#xA;&#xA;&lt;p&gt;Ia berpendapat bahwa industri teknologi seringkali mengabaikan aspek fisik dan tangibel. Mereka terlalu fokus pada efisiensi dan konektivitas virtual.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Pendekatan ini menantang pandangan bahwa kemajuan selalu berarti digitalisasi penuh. Bogost mengajak kita mempertimbangkan kembali nilai-nilai fundamental yang sering terabaikan.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Teknologi seharusnya membantu kita terhubung lebih dalam dengan dunia. Bukan malah menarik kita ke dalam realitas yang semakin virtual dan kurang bermakna.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Hidup yang lebih &amp;ldquo;membumi&amp;rdquo; dapat tercapai dengan interaksi langsung pada lingkungan sekitar. Ini memberikan perspektif baru tentang peran teknologi dalam kehidupan.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;div style=&#34;clear:both;&#34;&gt;&lt;/div&gt;&#xA;&lt;hr&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Foto: udayteja7770 / Pixabay&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&#xA;</description>
        </item></channel>
</rss>
