<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
    <channel>
        <title>Teknik on Seputar Teknologi</title>
        <link>https://seputartech.com/tags/teknik/</link>
        <description>Recent content in Teknik on Seputar Teknologi</description>
        <generator>Hugo -- gohugo.io</generator>
        <language>id</language>
        <lastBuildDate>Mon, 29 Jun 2026 05:42:27 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://seputartech.com/tags/teknik/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" /><item>
            <title>Ford akui AI tak bisa jamin kualitas, panggil lagi insinyur &#39;gray beard&#39;</title>
            <link>https://seputartech.com/p/ford-akui-ai-tak-bisa-jamin-kualitas-panggil-lagi-insinyur-gray-beard/</link>
            <pubDate>Mon, 29 Jun 2026 02:32:00 +0700</pubDate>
            <guid>https://seputartech.com/p/ford-akui-ai-tak-bisa-jamin-kualitas-panggil-lagi-insinyur-gray-beard/</guid>
            <description>&lt;img src=&#34;https://pixabay.com/get/gdef30731b18f5714d4177e1566ed6ee1a77d53a3af1461f14e9ae3e52fecacdea2c5bf5f0130b1401a39c95c1d20a996c342acfc167f610b503362e96ca59d3f_1280.jpg&#34; alt=&#34;Featured image of post Ford akui AI tak bisa jamin kualitas, panggil lagi insinyur &#39;gray beard&#39;&#34; /&gt;&lt;p&gt;Ford merekrut kembali insinyur berpengalaman setelah eksperimen AI tidak membuahkan hasil. Ini terjadi karena AI gagal memenuhi standar kualitas produk yang diharapkan.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Perusahaan sempat berpikir bahwa hanya dengan memperkenalkan kecerdasan buatan, produk berkualitas tinggi akan tercipta. Namun pandangan itu terbukti keliru.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Ford sebelumnya berupaya mengintegrasikan AI secara luas dalam proses desain dan pengembangan produk. Harapannya, AI bisa secara otomatis menghasilkan desain yang optimal.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figure style=&#34;float:right;max-width:300px;width:42%;margin:0 0 1rem 1.5rem;clear:right;&#34;&gt;&lt;img src=&#34;https://images.pexels.com/photos/29224559/pexels-photo-29224559.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;dpr=2&amp;h=650&amp;w=940&#34; alt=&#34;Ilustrasi insinyur senior berdiskusi di samping layar menampilkan data desain produk.&#34; title=&#34;Ilustrasi insinyur senior berdiskusi di samping layar menampilkan data desain produk.&#34; loading=&#34;lazy&#34; style=&#34;width:100%;border-radius:8px;display:block;&#34;&gt;&lt;figcaption style=&#34;font-size:0.82rem;color:var(--card-text-color-tertiary);text-align:center;margin-top:4px;&#34;&gt;Ilustrasi insinyur senior berdiskusi di samping layar menampilkan data desain produk.&lt;/figcaption&gt;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;Harapan itu meleset karena AI tidak mampu menghasilkan produk yang memenuhi standar kualitas Ford. Pengalaman dan intuisi manusia terbukti vital dalam detail teknis.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Ford kini memanggil kembali insinyur senior yang dijuluki &amp;ldquo;gray beard&amp;rdquo; karena keahlian dan pengalaman mereka yang mendalam. Keahlian ini krusial untuk memastikan kualitas akhir.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Langkah ini menekankan bahwa teknologi AI, meski kuat, masih memerlukan sentuhan dan penilaian kritis dari para ahli. Terutama dalam pengembangan produk yang kompleks.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;div style=&#34;clear:both;&#34;&gt;&lt;/div&gt;&#xA;&lt;hr&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Foto: BrownMantis / Pixabay&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&#xA;</description>
        </item></channel>
</rss>
