Ubur-ubur botol biru serang pantai Sanur, BPBD Denpasar minta waspada

Ubur-ubur botol biru serang pantai Sanur, BPBD Denpasar minta waspada

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar mengeluarkan peringatan untuk masyarakat dan wisatawan. Peringatan ini terkait kemunculan ubur-ubur botol biru atau blue bottle jellyfish di Pantai Sanur.

Ubur-ubur jenis ini dikenal beracun dan bisa menyebabkan reaksi serius jika tersengat. Cuaca ekstrem bisa jadi faktor pemicu kemunculannya.

Masyarakat diimbau untuk tidak menyentuh atau mendekati ubur-ubur ini, baik yang masih hidup maupun yang terdampar di pantai. Kontak fisik bisa memicu pelepasan racun dari sel-sel penyengatnya.

Sengatan ubur-ubur botol biru dapat menimbulkan rasa nyeri hebat, gatal, ruam merah, hingga bengkak. Pada beberapa kasus, reaksi alergi parah bisa terjadi.

Ilustrasi ubur-ubur botol biru terdampar di pantai

Jika tersengat, segera bilas area yang terkena dengan air laut atau air hangat, bukan air tawar. Hindari menggosok area yang tersengat karena bisa memperparah kondisi.

Kompres dingin dapat membantu mengurangi rasa nyeri dan bengkak. Segera cari pertolongan medis jika gejala berlanjut atau memburuk.

BPBD Kota Denpasar juga mengimbau pengelola pantai dan petugas keamanan untuk meningkatkan pengawasan. Mereka diminta memberi informasi kepada pengunjung tentang potensi bahaya ini.

Edukasi mengenai ciri-ciri ubur-ubur botol biru dan tindakan pertolongan pertama sangat penting. Ini untuk mencegah insiden yang tidak diinginkan.

Foto: Kássia Melo / Pexels

Seputar Teknologi

Redaksi independen yang merangkum & mengurasi berita teknologi dari berbagai sumber terpercaya untuk pembaca Indonesia.