Foto: Matheus Bertelli / Pexels
Ringkasan Cepat
- DJI Mini 5 Pro punya sensor kamera 1 inci 50MP dan bobot kurang dari 250 gram.
- Fitur obstacle sensing omnidirectional dan perekaman vertikal asli jadi keunggulannya.
- Cocok untuk konten kreator, traveler, dan videografer profesional yang butuh portabilitas dan kualitas gambar tinggi.
- Harga DJI Mini 5 Pro di Indonesia mulai dari Rp 12.170.000.
- Kekurangannya ada pada harga yang lumayan tinggi dan daya tahan baterai standar.
DJI Mini 5 Pro hadir sebagai penerus ambisius di lini drone mini, menawarkan pengalaman terbang yang matang dengan fitur-fitur yang sebelumnya hanya ada di drone kelas lebih besar. Drone ini menggabungkan desain ringkas dengan kemampuan canggih yang cocok untuk berbagai kebutuhan.
Dengan bobot kurang dari 250 gram, Mini 5 Pro tetap masuk kategori drone ringan yang tidak memerlukan registrasi di banyak wilayah, menjadikannya pilihan ideal untuk para traveler dan konten kreator.
Kamera & Kualitas Gambar
Salah satu peningkatan paling signifikan pada DJI Mini 5 Pro ada di sektor kamera. Drone ini dibekali sensor CMOS 1 inci beresolusi 50MP dengan aperture f/1.8. Ini adalah kali pertama drone seukuran ini punya sensor 1 inci, yang memberikan performa minim noise jauh lebih baik.
Kamera ini mampu menghasilkan foto dan video yang tajam, detail, dan jernih, bahkan dalam kondisi pencahayaan rendah. Kamu bisa merekam video hingga 4K 120fps atau 4K 60fps HDR, dengan pilihan mode warna D-Log M dan HLG untuk alur kerja profesional.

Perekaman Vertikal & Gimbal Fleksibel: Fitur True Vertical Shooting memungkinkan pengambilan gambar atau video vertikal tanpa cropping, sangat cocok untuk konten media sosial seperti Instagram Reels atau TikTok. Gimbal mekanis 3-axis pada Mini 5 Pro menawarkan rotasi roll luas hingga 225°, memberikan fleksibilitas ekstra untuk komposisi kreatif.
Performa Terbang & Fitur Keamanan
Meski ukurannya kecil, DJI Mini 5 Pro mampu melaju hingga 19 m/s dan punya ketahanan angin hingga 12 m/s, menjadikannya andal di area terbuka. Ketinggian lepas landas maksimumnya mencapai 6.000 meter, angka yang jarang ditemui di kelas drone mini.
Omnidirectional Obstacle Sensing: Drone ini dilengkapi sensor penghindar rintangan ke segala arah (360°), yang membuat penerbangan lebih aman, bahkan di malam hari. Ini sangat membantu pemula mengurangi risiko tabrakan dan terbang dengan lebih percaya diri.
ActiveTrack 360°: Fitur pelacakan subjek versi terbaru ini lebih stabil dan akurat, ideal untuk merekam aktivitas olahraga atau perjalanan.
Kelebihan dan Kekurangan DJI Mini 5 Pro
- Kelebihan:
- Bobot Ultra-Compact: Kurang dari 250 gram, mudah dibawa dan tidak perlu registrasi di banyak negara.
- Sensor Kamera 1 Inci 50MP: Kualitas gambar dan video superior, bahkan di kondisi minim cahaya.
- Obstacle Sensing Omnidirectional: Keamanan terbang meningkat, cocok untuk pemula.
- Perekaman Vertikal Asli: Memudahkan pembuatan konten untuk media sosial.
- Penyimpanan Internal 42GB: Bisa merekam langsung tanpa khawatir memori penuh.
- Kekurangan:
- Harga: Relatif tinggi untuk drone mini, dengan paket dasar mulai Rp 12.170.000.
- Daya Tahan Baterai Standar: Waktu terbang maksimal 36 menit dengan baterai standar (sekitar 21 menit pemakaian nyata), meskipun ada opsi baterai Plus untuk durasi lebih lama.

Cocok Buat Siapa?
DJI Mini 5 Pro sangat fleksibel dan cocok untuk berbagai segmen pengguna:
- Konten Kreator Pemula: Sistem penghindar rintangan ke segala arah dan mode penerbangan otomatis memudahkan mereka belajar terbang dan menghasilkan konten sinematik.
- Traveler: Bobot ringan dan desain ringkas membuatnya mudah dibawa bepergian, tanpa perlu khawatir regulasi berat drone.
- Videografer & Fotografer Hobi/Profesional: Sensor kamera 1 inci 50MP dan kemampuan rekam 4K 120fps HDR menawarkan kualitas gambar profesional dalam paket yang portabel.
Dengan harga mulai dari Rp 12.170.000 untuk paket Basic, hingga Rp 18.080.000 untuk Fly More Combo Plus (DJI RC2), Mini 5 Pro menawarkan pilihan sesuai kebutuhan dan budget kamu.
Komentar