Ternyata roket SpaceX tinggalkan kawah baru di Bulan, ini penampakannya

Ternyata roket SpaceX tinggalkan kawah baru di Bulan, ini penampakannya

Permukaan Bulan kini memiliki ‘luka’ baru, sebuah kawah yang terbentuk akibat hantaman roket SpaceX. Peristiwa ini terekam jelas oleh satelit Danuri, yang berhasil mengabadikan momen pasca-hantaman tersebut.

Roket SpaceX, yang melaju dengan kecepatan lebih dari 8.700 km per jam, meninggalkan jejak signifikan berupa kawah baru. Foto yang dirilis oleh Danuri memperlihatkan detail luka di permukaan Bulan.

Ilustrasi kawah di permukaan Bulan setelah dihantam roket.
Foto: Sheken Astro / Pexels

Deteksi Kawah Baru oleh Danuri

Satelit Danuri, yang dioperasikan oleh Korea Selatan, menjadi saksi bisu dari insiden ini. Observatorium Antariksa Nasional Korea Selatan (KASI) merilis gambar yang menunjukkan adanya kawah baru yang terbentuk akibat benturan roket. Gambar ini menjadi bukti konkret dampak dari misi luar angkasa yang tak terduga.

Hantaman roket dengan kecepatan tinggi ini menimbulkan pertanyaan tentang dampak objek buatan manusia terhadap benda langit. Meskipun Bulan sudah sering dihantam meteorit dan asteroid, insiden ini menambah daftar ‘luka’ yang disebabkan oleh aktivitas manusia di luar angkasa.

Implikasi dan Pengamatan Lebih Lanjut

Pembentukan kawah ini memberikan kesempatan bagi para ilmuwan untuk mempelajari lebih lanjut tentang komposisi permukaan Bulan dan efek benturan berkecepatan tinggi. Data dari Danuri akan menjadi kunci untuk menganalisis karakteristik kawah baru ini, termasuk ukuran dan bentuknya, serta potensi material yang terlempar akibat hantaman.

Kejadian ini juga menyoroti pentingnya pelacakan objek luar angkasa, terutama yang berpotensi menabrak benda langit lainnya. Meski roket ini merupakan bagian dari misi luar angkasa, dampaknya tetap menjadi perhatian bagi komunitas ilmiah.

Seputar Teknologi

Redaksi independen yang merangkum & mengurasi berita teknologi dari berbagai sumber terpercaya untuk pembaca Indonesia.