Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengeluarkan putusan penting terkait sisa kuota internet pelanggan. Putusan ini mewajibkan operator seluler untuk menyediakan fitur kuota rollover.
Artinya, sisa kuota internet yang tidak terpakai dalam satu bulan tidak akan hangus. Pelanggan kini berhak menyimpan sisa kuota tersebut untuk digunakan pada bulan berikutnya.
Apa itu kuota rollover?
Kuota rollover adalah fitur yang memungkinkan pelanggan untuk mengakumulasi sisa kuota internet mereka. Kuota yang tidak habis pakai di periode sebelumnya akan ditambahkan ke kuota bulan berikutnya.
Misalnya, jika kamu memiliki 10 GB kuota dan hanya terpakai 7 GB, sisa 3 GB akan otomatis ditambahkan ke kuota bulan selanjutnya.

Mengapa kuota rollover menjadi wajib?
Putusan MK ini muncul sebagai respons terhadap gugatan masyarakat yang merasa dirugikan dengan sistem kuota hangus. Sisa kuota yang hangus dianggap merugikan konsumen dan menguntungkan operator.
MK menilai bahwa sisa kuota internet memiliki nilai ekonomi. Dengan demikian, operator tidak boleh serta-merta menghilangkan hak pelanggan atas sisa kuota yang sudah dibeli.
Baca juga: Kuota internet hangus resmi dilarang, wajib bisa dipakai sampai habis
Kewajiban ini juga bertujuan untuk menciptakan praktik bisnis yang lebih adil bagi konsumen. Ini memastikan pelanggan mendapatkan nilai penuh dari setiap pembelian paket internet.
Dampak bagi operator dan pelanggan
Bagi operator seluler, putusan ini menuntut penyesuaian sistem dan kebijakan. Mereka harus mengembangkan infrastruktur yang mendukung fitur rollover ini.
Untuk pelanggan, ini adalah kabar baik. Kamu tidak perlu lagi khawatir kuota terbuang sia-sia jika tidak habis terpakai.

Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan mendorong persaingan yang lebih sehat di industri telekomunikasi. Operator yang mampu menawarkan skema rollover terbaik akan lebih diminati.
Foto: Sanket Mishra / Pexels