Google kembali kehilangan talenta kunci di bidang kecerdasan buatan. Dua peneliti AI topnya, Jonas Adler dan Alexander Pritzel, baru saja cabut dari perusahaan.
Keduanya kini memilih bergabung dengan Anthropic, startup AI yang makin diperhitungkan di industri. Langkah ini menambah daftar panjang ilmuwan yang hengkang dari raksasa teknologi tersebut.
Ini bukan kali pertama Google ditinggal peneliti unggul. Sebelumnya, nama-nama besar seperti Noam Shazeer dan John Jumper juga telah meninggalkan perusahaan untuk peluang lain.
Kepergian mereka menandai tren perpindahan talenta kunci dan menunjukkan persaingan ketat dalam menarik talenta AI di pasar global. Startup dan perusahaan lain berani menawarkan insentif lebih besar.
Anthropic sendiri sedang gencar merekrut, bersaing langsung dengan Google dan OpenAI dalam pengembangan model bahasa besar. Perusahaan ini dikenal dengan fokusnya pada AI yang aman dan etis.
Kehilangan peneliti penting bisa menghambat proyek pengembangan AI Google ke depan. Ini menjadi tantangan serius bagi perusahaan di tengah perlombaan inovasi kecerdasan buatan.
Foto: Andra C Taylor Jr, FlyD, Growtika, Mitchell Luo / Pexels