Manohara: lingkungan rusak paling parah hantam masyarakat adat

Manohara: lingkungan rusak paling parah hantam masyarakat adat

Aktris sekaligus pegiat lingkungan Manohara Odelia mengajak masyarakat lebih aktif mendukung upaya pelestarian lingkungan. Ia menyoroti dampak kerusakan lingkungan yang paling parah dirasakan oleh masyarakat adat.

Manohara menekankan bahwa masyarakat adat seringkali menjadi korban langsung dari eksploitasi alam. Tanah, hutan, dan sumber daya alam yang menjadi fondasi hidup mereka kini terancam.

Manohara Odelia saat berbicara mengenai isu lingkungan dan masyarakat adat.
Manohara Odelia saat berbicara mengenai isu lingkungan dan masyarakat adat.

Dampak kerusakan lingkungan ini tidak hanya terbatas pada kehilangan materi. Masyarakat adat juga menghadapi ancaman terhadap budaya, tradisi, dan kesehatan mereka.

“Masyarakat adat adalah penjaga lingkungan. Ketika lingkungan rusak, mereka yang pertama dan paling merasakan dampaknya. Kita harus bersuara untuk mereka.”

Manohara Odelia, Pegiat Lingkungan

Manohara mendorong setiap individu untuk berperan aktif dalam isu ini. Dukungan bisa datang dari berbagai bentuk, mulai dari edukasi hingga partisipasi langsung dalam gerakan pelestarian.

Melindungi lingkungan berarti juga melindungi hak dan keberlangsungan hidup masyarakat adat. Ini adalah tanggung jawab bersama untuk memastikan masa depan yang berkelanjutan.


Foto: Thirdman / Pexels

Seputar Teknologi
Dipublikasikan oleh Seputar Teknologi

Media digital Indonesia yang mengulas gadget, AI, tutorial, dan tren teknologi terkini — seputartech.com

BAGIKAN Manohara: lingkungan rusak paling parah hantam masyarakat adat Tautan disalin!