OpenAI membatasi peluncuran GPT-5.6 setelah ada permintaan dari pemerintah. Pembatasan ini menimbulkan kekhawatiran terkait akses terhadap teknologi AI.
Perusahaan AI tersebut menyatakan tidak setuju jika proses akses pemerintah semacam ini menjadi standar jangka panjang. Mereka percaya hal ini menghambat pengguna, pengembang, perusahaan, hingga pakar keamanan siber untuk memanfaatkan alat terbaik.
Pembatasan ini dianggap menghalangi pihak-pihak yang membutuhkan akses ke teknologi AI terbaru. Alat-alat penting akhirnya tidak bisa sampai ke tangan mereka yang paling memerlukannya.
OpenAI secara tegas menyampaikan bahwa langkah pembatasan ini bukan solusi ideal. Mereka menekankan bahwa teknologi AI seharusnya bisa diakses luas untuk kepentingan global.
Foto: Levart_Photographer, Andres Siimon, Sufyan, Omar:. Lopez-Rincon, Steve A Johnson / Pexels