Apa itu slippage saat trading kripto? Hindari rugi dadakan

Apa itu slippage saat trading kripto? Hindari rugi dadakan
Ringkasan Cepat
  • Slippage adalah perbedaan harga yang diharapkan dan harga eksekusi transaksi.
  • Terjadi karena volatilitas pasar atau volume transaksi besar di DEX.
  • Atur ‘slippage tolerance’ di DEX untuk mengontrol risiko kerugian.
  • Toleransi rendah sering gagal, tinggi berisiko rugi lebih besar.

Saat kamu berencana membeli atau menjual aset kripto di bursa terdesentralisasi (DEX), harga yang kamu lihat seringkali bukan harga akhir yang kamu dapat. Ada fenomena yang disebut slippage.

Baca juga: 6 hal wajib cek sebelum pakai bridge kripto antar blockchain

Slippage adalah perbedaan antara harga yang kamu harapkan untuk mengeksekusi perdagangan dan harga sebenarnya saat perdagangan tersebut dieksekusi.

Kenapa slippage terjadi?

Slippage umumnya terjadi di pasar yang volatil atau saat kamu melakukan perdagangan dengan volume besar.

Volatilitas pasar berarti harga aset kripto bisa bergerak sangat cepat dalam hitungan detik. Jika kamu menempatkan order beli atau jual, harga bisa berubah sebelum order kamu benar-benar tereksekusi.

Perdagangan besar juga bisa memengaruhi harga. Ketika kamu membeli aset dalam jumlah besar, kamu bisa ‘menguras’ likuiditas di harga tertentu, sehingga order kamu harus dieksekusi di harga yang lebih tinggi (untuk beli) atau lebih rendah (untuk jual).

DEX menggunakan Automated Market Maker (AMM) untuk menentukan harga. AMM menggunakan kolam likuiditas (liquidity pool) yang berisi dua atau lebih aset.

Setiap kali kamu melakukan swap, kamu mengubah rasio aset di kolam itu, yang otomatis mengubah harga sesuai rumus AMM.

Bagaimana slippage memengaruhi kamu?

Jika kamu membeli aset kripto, slippage positif berarti kamu membayar lebih rendah dari harga yang diharapkan. Ini jarang terjadi, tapi bisa menguntungkan.

Slippage negatif berarti kamu membayar lebih tinggi saat membeli atau menerima lebih sedikit saat menjual. Ini sering terjadi dan merugikan.

Slippage bisa bikin harga aset yang kamu dapat tidak sesuai harapan.

Misalnya, kamu mau beli 1 ETH seharga $3000. Saat kamu klik ‘konfirmasi’, harga ETH naik jadi $3010. Order kamu akan tereksekusi di $3010, itulah slippage negatif.

Cara mengatur toleransi slippage di DEX

Sebagian besar DEX, seperti Uniswap atau PancakeSwap, punya fitur ‘slippage tolerance’ atau toleransi slippage.

Ini adalah persentase maksimum perbedaan harga yang bersedia kamu terima. Jika slippage melebihi persentase ini, transaksi kamu akan gagal.

  1. Akses Pengaturan Transaksi: Di antarmuka DEX, cari ikon pengaturan (biasanya ikon roda gigi atau ‘Settings’).
  2. Temukan ‘Slippage Tolerance’: Di menu pengaturan, kamu akan melihat opsi untuk mengatur toleransi slippage.
  3. Atur Persentase: Kamu bisa memasukkan persentase yang kamu inginkan. Umumnya, nilai default adalah 0.5% atau 1%.
  4. Pilih Nilai yang Tepat:
    • Persentase Rendah (0.1% – 0.5%): Ini mengurangi risiko kerugian akibat slippage, tapi transaksi lebih sering gagal di pasar volatil.
    • Persentase Sedang (1% – 2%): Keseimbangan antara risiko slippage dan kemungkinan transaksi berhasil.
    • Persentase Tinggi (2% ke atas): Meningkatkan kemungkinan transaksi berhasil, tapi risiko rugi akibat slippage juga lebih besar. Biasanya dipakai untuk token low liquidity atau di pasar sangat volatil.
  5. Konfirmasi Pengaturan: Setelah mengatur, pastikan kamu menyimpan perubahan.

Penting untuk diingat, slippage tolerance yang terlalu rendah bisa membuat transaksi kamu sering gagal, terutama di saat pasar sedang bergejolak.

Sebaliknya, toleransi yang terlalu tinggi bisa membuat kamu membayar lebih atau menerima lebih sedikit dari yang diharapkan.

Tip: Selalu pantau kondisi pasar. Di pasar tenang, slippage kecil aman. Di pasar volatil, sedikit naikkan toleransi.

Dengan memahami dan mengatur slippage tolerance, kamu bisa mengontrol risiko kerugian saat trading kripto di DEX.

Pertanyaan Umum

Apakah slippage hanya terjadi di DEX?
Tidak, slippage bisa juga terjadi di bursa terpusat (CEX), terutama saat melakukan perdagangan besar atau di pasar yang sangat volatil, tapi lebih sering dibahas di konteks DEX karena sifat AMM-nya.
Berapa toleransi slippage yang ideal?
Tidak ada angka ideal baku. Ini tergantung kondisi pasar dan likuiditas aset. Untuk token stabil, 0.5-1% sering cukup. Untuk token baru atau sangat volatil, mungkin perlu 2-5%.

Foto: Jakub Zerdzicki / Pexels

Seputar Teknologi

Redaksi independen yang merangkum & mengurasi berita teknologi dari berbagai sumber terpercaya untuk pembaca Indonesia.