Kenapa aplikasi Android di Windows 11 lemot? Ini 3 cara fixnya

Kenapa aplikasi Android di Windows 11 lemot? Ini 3 cara fixnya
Ringkasan Cepat
  • Alokasikan lebih banyak RAM untuk WSA (minimal 4GB jika memungkinkan).
  • Atur mode grafis WSA ke ‘High performance’ melalui pengaturan Windows.
  • Nonaktifkan ‘Developer mode’ dan ‘ADB debugging’ di WSA jika tidak digunakan.

Menggunakan aplikasi Android di Windows 11 lewat WSA (Windows Subsystem for Android) memang praktis. Namun, seringkali performanya tidak optimal dan terasa lemot, terutama jika spesifikasi PC kamu pas-pasan atau ada masalah konfigurasi.

Baca juga: Signal vs Telegram: Mana yang lebih aman buat chat rahasia kamu?

Jangan khawatir, ada beberapa cara yang bisa kamu coba untuk mengatasi masalah ini. Berikut 3 langkah efektif untuk membuat aplikasi Android kamu berjalan lebih mulus.

1. Alokasikan RAM Lebih Banyak untuk WSA

Windows Subsystem for Android secara default punya alokasi RAM yang bisa jadi kurang untuk beberapa aplikasi berat. Meningkatkan alokasi RAM dapat signifikan memperbaiki performa.

  1. Buka aplikasi ‘Windows Subsystem for Android Settings’ dari menu Start kamu.
  2. Gulir ke bawah sampai menemukan bagian ‘Resources’.
  3. Pada opsi ‘Memory allocation’, ubah dari ‘Automatic’ menjadi ‘Custom’.
  4. Masukkan jumlah RAM yang kamu inginkan. Disarankan minimal 4GB (4096MB) jika kamu punya RAM 8GB atau lebih. Jangan terlalu banyak agar Windows tetap punya cukup RAM untuk sistem utama.
  5. Restart WSA atau PC kamu agar perubahan diterapkan.
Pengaturan alokasi RAM di Windows Subsystem for Android.

Gambar: Pengaturan alokasi RAM di Windows Subsystem for Android.

2. Gunakan Mode Grafis Performa Tinggi

Pastikan WSA menggunakan kartu grafis diskrit (jika ada) untuk performa yang lebih baik, bukan hanya grafis terintegrasi.

  1. Buka ‘Settings’ Windows, lalu pilih ‘System’ > ‘Display’ > ‘Graphics’.
  2. Di bagian ‘Add an app’, pilih ‘Desktop app’ dan klik ‘Browse’.
  3. Arahkan ke folder instalasi WSA, biasanya di C:\Program Files\WindowsApps\MicrosoftCorporationII.WindowsSubsystemForAndroid_...\WsaClient.exe. (Bagian ... akan bervariasi sesuai versi).
  4. Setelah ‘WsaClient.exe’ ditambahkan, klik ‘Options’ di sebelahnya.
  5. Pilih ‘High performance’ dan klik ‘Save’.
  6. Restart WSA atau PC kamu.

3. Nonaktifkan Mode Developer Debugging

Mode debugging di Android, meskipun berguna untuk pengembang, dapat menambah beban kerja dan memperlambat aplikasi. Nonaktifkan jika kamu tidak sedang mengembangkan aplikasi.

  1. Buka aplikasi ‘Windows Subsystem for Android Settings’.
  2. Gulir ke bawah ke bagian ‘Developer’.
  3. Pastikan opsi ‘Developer mode’ dalam posisi ‘Off’. Jika aktif, matikan.
  4. Selain itu, pastikan juga ‘ADB debugging’ dalam posisi ‘Off’ jika kamu tidak sedang menggunakannya.
  5. Tutup aplikasi pengaturan WSA dan coba jalankan aplikasi Android kamu kembali.

Dengan menerapkan salah satu atau semua langkah di atas, kamu seharusnya merasakan peningkatan performa yang signifikan saat menjalankan aplikasi Android di Windows 11. Pengalaman menggunakan aplikasi akan lebih lancar dan responsif.

Pertanyaan Umum

Apakah cara ini aman untuk PC saya?
Ya, langkah-langkah ini aman dan merupakan konfigurasi standar yang disediakan oleh sistem Windows Subsystem for Android. Tidak ada risiko kerusakan pada PC.
Berapa banyak RAM yang ideal untuk WSA?
Untuk sebagian besar pengguna, 4GB (4096MB) sudah cukup. Jika kamu punya RAM sistem 16GB atau lebih, kamu bisa mencoba 6GB atau 8GB, tapi jangan sampai membebani sistem Windows utama.
Kenapa aplikasi masih lemot setelah coba semua cara?
Jika semua cara sudah dicoba dan aplikasi masih sangat lemot, kemungkinan spesifikasi hardware PC kamu kurang memadai untuk menjalankan WSA dan aplikasi Android tertentu secara optimal.

Foto: appshunter.io / Unsplash

Seputar Teknologi

Redaksi independen yang merangkum & mengurasi berita teknologi dari berbagai sumber terpercaya untuk pembaca Indonesia.