Bending Spoons, perusahaan Italia yang dikenal mengakuisisi brand internet, baru saja IPO dengan valuasi $18 miliar. Pendirinya menyatakan kesuksesan datang dari meminimalkan faktor keberuntungan.
Luca Ferrari, salah satu pendiri Bending Spoons, menekankan pentingnya kerja keras terstruktur. Pengalaman kegagalan startup sebelumnya menjadi pelajaran berharga bagi mereka.
“Kami percaya dalam membuat keberuntungan yang baik terjadi. Anda bisa menciptakan keberuntungan dengan bekerja keras dan terstruktur.”
― Luca Ferrari, Bending Spoons
Perusahaan ini fokus pada pengembangan aplikasi konsumen dan telah mengakuisisi berbagai aplikasi populer. Mereka membeli aplikasi seperti Evernote, Flipboard, dan Splice yang sebelumnya kesulitan.
Strategi Bending Spoons adalah membeli merek yang disukai namun mengalami masalah keuangan. Kemudian, mereka merevitalisasi produk tersebut dengan tim internal yang efisien.

Model bisnis ini memungkinkan mereka untuk tumbuh pesat tanpa terlalu bergantung pada pendanaan eksternal. Pendekatan ini terbukti berhasil membawa perusahaan ke valuasi miliaran dolar.
Bending Spoons menunjukkan bahwa kegagalan awal bisa menjadi fondasi kuat untuk pertumbuhan jangka panjang. Proses belajar dari kesalahan adalah kunci membangun bisnis yang tangguh.
Foto: AlphaTradeZone / Pexels