OpenAI dilaporkan menunda perilisan model AI terbarunya, GPT 5.6, ke publik luas. Perusahaan ini memilih membagikannya lebih dulu ke grup partner terpilih.
Keputusan mendadak ini datang setelah ada permintaan langsung dari Gedung Putih. Pemerintah AS menyuarakan kekhawatiran serius terkait aspek keamanan model AI tersebut.
Pemerintahan Trump secara spesifik meminta OpenAI untuk memperlambat jadwal peluncuran. Tujuannya memastikan tidak ada potensi risiko yang muncul saat model ini diakses banyak orang.
Langkah ini menyoroti peningkatan pengawasan regulator terhadap pengembangan kecerdasan buatan. Ini juga menunjukkan bagaimana perusahaan teknologi kini harus lebih berhati-hati dalam memperkenalkan produk ke pasar.
Foto: Pawel Czerwinski, Milad Fakurian, Jr Korpa, Rene Böhmer, Conny Schneider / Pexels