Alibaba larang Claude Code, sebut software itu berisiko tinggi

Alibaba larang Claude Code, sebut software itu berisiko tinggi

Alibaba dilaporkan melarang karyawannya menggunakan Claude Code. Perusahaan teknologi raksasa itu mengklasifikasikan perangkat lunak tersebut sebagai berisiko tinggi.

Ilustrasi karyawan sedang bekerja dengan kode program di depan layar komputer, dengan logo AI di latar belakang
Ilustrasi karyawan sedang bekerja dengan kode program di depan layar komputer, dengan logo AI di latar belakang

Larangan ini mencakup penggunaan Claude Code untuk proyek internal maupun eksternal. Keputusan ini menunjukkan kekhawatiran serius Alibaba terhadap keamanan data dan kekayaan intelektual.

Claude Code adalah model AI yang didesain untuk membantu pengembangan perangkat lunak. Model ini mampu menghasilkan, melengkapi, dan memodifikasi kode.

Langkah Alibaba ini sejalan dengan tren perusahaan besar lain yang memperketat kebijakan penggunaan AI generatif. Mereka khawatir data sensitif perusahaan bisa bocor melalui interaksi dengan model AI publik.

Beberapa perusahaan AI lain, seperti Google atau Anthropic, juga menghadapi tantangan serupa terkait privasi data. Bahkan, OKX juga sudah mulai eksplorasi penggunaan agen AI.

💡
Perusahaan seringkali melarang penggunaan model AI publik untuk menghindari kebocoran data rahasia atau kode sumber.

Kebijakan ini bisa mempengaruhi produktivitas tim developer Alibaba yang mungkin mengandalkan alat bantu coding AI. Namun, keamanan data menjadi prioritas utama bagi raksasa e-commerce tersebut. Ini bukan kali pertama sebuah perusahaan besar mengambil langkah pencegahan terkait AI. Kekhawatiran akan keamanan dan kepatuhan data semakin meningkat di sektor teknologi.


Foto: Pexels / Pexels

Seputartech AI Tools

Bingung pilih gadget? Biar AI yang bantu

Jawab 5 pertanyaan singkat, AI langsung rekomendasikan berdasarkan harga terkini — gratis, tanpa daftar.

Coba Gratis
BAGIKAN Alibaba larang Claude Code, sebut software itu berisiko tinggi Tautan disalin!