Gedung Putih khawatir, minta OpenAI tunda rilis GPT 5.6

Gedung Putih khawatir, minta OpenAI tunda rilis GPT 5.6

OpenAI menunda perilisan model terbarunya, GPT 5.6, untuk publik luas. Keputusan ini menyusul permintaan langsung dari Gedung Putih.

Model GPT 5.6 rencananya akan dibagikan ke sejumlah mitra terpilih lebih dulu. Ini menandakan perubahan strategi dari peluncuran langsung ke publik.

Penundaan ini didasari kekhawatiran Gedung Putih terkait aspek keamanan. Mereka secara spesifik meminta OpenAI menunda peluncuran massal.

Ilustrasi antarmuka chatbot AI di layar laptop

Administrasi Trump menjadi pihak yang meminta penundaan ini. Hal ini menunjukkan perhatian pemerintah yang makin serius terhadap teknologi AI.

Langkah ini menggarisbawahi potensi risiko AI yang makin nyata. Perusahaan teknologi kini menghadapi pengawasan lebih ketat.


Foto: Jonathan Kemper, BoliviaInteligente, Brecht Corbeel / Pexels

Seputar Teknologi
Dipublikasikan oleh Seputar Teknologi

Media digital Indonesia yang mengulas gadget, AI, tutorial, dan tren teknologi terkini — seputartech.com

BAGIKAN Gedung Putih khawatir, minta OpenAI tunda rilis GPT 5.6 Tautan disalin!