Situs US Army diretas, hacktivist serukan Trump 'pedofil'

Situs US Army diretas, hacktivist serukan Trump 'pedofil'

Dua situs web Angkatan Darat AS baru-baru ini menjadi target serangan siber. Peretas mengubah tampilan situs untuk menampilkan pesan yang menyerang Presiden Trump.

Pesan yang dimuat secara eksplisit menuduh Presiden Trump sebagai “pedofil” dan “pencuri.” Aksi defacing ini diklaim dilakukan oleh kelompok yang menyebut diri mereka hacktivist.

Tampilan situs web yang diretas dengan pesan politik anti-Trump.
Tampilan situs web yang diretas dengan pesan politik anti-Trump.

Insiden ini menyoroti bagaimana infrastruktur penting pemerintah dapat menjadi sasaran empuk untuk menyampaikan pesan politik. Kerentanan keamanan siber semacam ini sering dimanfaatkan untuk tujuan ideologis.

Angkatan Darat AS segera mengambil tindakan, memperbaiki kedua situs web yang diretas tersebut. Penanganan cepat diperlukan untuk memulihkan kredibilitas dan fungsi situs.

💡
Hacktivism memanfaatkan peretasan untuk menyuarakan protes atau agenda politik, bukan mencari keuntungan.

Serangan siber terhadap entitas pemerintah bukan hal yang asing dalam lanskap digital saat ini. Kasus serupa seringkali menunjukkan ketegangan politik yang meluas ke ranah siber.


Foto: Jannis Lucas / Unsplash

Seputartech AI Tools

Bingung pilih gadget? Biar AI yang bantu

Jawab 5 pertanyaan singkat, AI langsung rekomendasikan berdasarkan harga terkini — gratis, tanpa daftar.

Coba Gratis
BAGIKAN Situs US Army diretas, hacktivist serukan Trump 'pedofil' Tautan disalin!